KONSEP TEKNOLOGI INFORMASI BAB 5
Memori dan media penyimpanan
A.
Memori
B.
Jenis-jenis Memori Dalam
Komputer
C.
Prinsip Kerja Memori dan
Alokasi Data ke Memori
D.
Kategori Tempat Penyimpanan
E.
Peralatan Penyimpanan
A.
Memori
Merupakan
elemen yang penting dari suatu komputer yang digunakan sebagai penyangga data
dan instruksi program untuk digunakan oleh prosesor.
Fasilitas
Penyimpanan Utama adalah :
a. Operasinya secara keseluruhan bersifat
elektronis, operasi sangat cepat dan handal.
b. Data
hampir bisa diakses secara sekaligus dari memori utama karena operasinya
elektronis dan proksimitasnya mendekati prosesor
c. Data
harus ditransfer ke penyimpanan utama sebelum dapat diproses oleh prosesor
d. Penyimpan
utama digunakan untuk meyimpan semua data yang memerlukan pemrosesan guna
mencapai kecepatan pemrosesan yang maksimum ini disebut memori jangka pendek.
Penyimpanan
utama dapat menyimpan :
a. instruksi
yang menunggu dipatuhi
b. instruksi
yang saat itu sedang dipatuhi
c. data
yang saat itu sedang diproses
d. data
yang menunggu pemrosesan
e. data
yang sedang menunggu dikeluarkan (output).
B.
Jenis-jenis Memori Dalam
Komputer
1. CMOS
Complementary
metal–oxide–semiconductor (CMOS) atau
semikonduktor–oksida–logam komplementer, adalah sebuah jenis utama dari
rangkaian terintegrasi. Teknologi CMOS digunakan di mikroprosesor, pengontrol
mikro, RAM statis, dan sirkuit logika digital lainnya. Teknologi CMOS juga
digunakan dalam banyak sirkuit analog, seperti sensor gambar, pengubah data,
dan trimancar terintegrasi untuk berbagai jenis komunikasi. Frank Wanlass
berhasil mematenkan CMOS pada tahun 1967 (US Patent 3,356,858).
CMOS juga sering disebut complementary-symmetry metal–oxide–semiconductor
or COSMOS (semikonduktor–logam–oksida komplementer-simetris). Kata
komplementer-simetris merujuk pada kenyataan bahwa biasanya desain digital
berbasis CMOS menggunakan pasangan komplementer dan simetris dari MOSFET
semikonduktor tipe-p dan semikonduktor
tipe-n untuk fungsi logika.
Dua karakter penting dari CMOS adalah
kekebalan desahnya yang tinggi dan penggunaan daya statis yang rendah. Daya
hanya diambil saat transistor dalam CMOS berpindah diantara kondisi hidup dan
mati. Akibatnya, peranti CMOS tidak menimbulkan bahang sebanyak sirkuit logika
lainnya, seperti logika transistor-transistor (TTL) atau logika NMOS, yang
hanya menggunakan peranti tipe-n
tanpa tipe-p. CMOS juga memungkinkan chip logika dengan kepadatan tinggi
dibuat.
Kalimat "metal–oxide–semiconductor" atau semikonduktor–logam–oksida
adalah sebuah sebutan pada struktur fisik beberapa transistor efek medan,
memiliki gerbang elektroda logam yang terletak diatas isolator oksida logam,
yang juga berada diatas bahan semikonduktor. Aluminium digunakan pertama kali,
tetapi sekarang digunakan bahan polisilikon. Gerbang logam lain dibuat seiring
kedatangan material dielektrik permitivitas tinggi didalam proses pembuatan
CMOS, seperti yang diumumkan oleh IBM dan Intel untuk node 45 nanometer dan
lebih kecil.
Memori akses acak (Random access memory, RAM) adalah sebuah tipe penyimpanan komputer yang isinya dapat diakses dalam waktu
yang tetap tidak memperdulikan letak data tersebut dalam memori. Ini berlawanan
dengan alat memori urut, seperti tape
magnetik, disk dan drum, di mana gerakan mekanikal dari
media penyimpanan memaksa komputer untuk mengakses data secara berurutan.
Pertama kali dikenal pada tahun 60'an.
Hanya saja saat itu memori semikonduktor belumlah populer karena harganya yang
sangat mahal. Saat itu lebih lazim untuk menggunakan memori utama magnetic.
Perusahaan semikonduktor seperti Intel
memulai debutnya dengan memproduksi RAM , lebih tepatnya jenis DRAM. Biasanya
RAM dapat ditulis dan dibaca, berlawanan dengan memori-baca-saja (read-only-memory, ROM), RAM biasanya
digunakan untuk penyimpanan primer (memori utama) dalam komputer untuk
digunakan dan mengubah informasi secara aktif, meskipun beberapa alat
menggunakan beberapa jenis RAM untuk menyediakan penyimpanan sekunder jangka-panjang.
Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa
ROM merupakan jenis lain dari RAM, karena sifatnya yang sebenarnya juga Random Access seperti halnya SRAM
ataupun DRAM. Hanya saja memang proses penulisan pada ROM membutuhkan proses
khusus yang tidak semudah dan fleksibel seperti halnya pada SRAM atau DRAM.
Selain itu beberapa bagian dari space
addres RAM ( memori utama ) dari sebuah sistem yang dipetakan kedalam satu
atau dua chip ROM.
ROM adalah istilah bahasa Inggris untuk
medium penyimpanan data pada komputer. ROM adalah singkatan dari Read-Only
Memory, ROM ini adalah salah satu memori yang ada dalam computer. ROM ini
sifatnya permanen, artinya program / data yang disimpan didalam ROM ini tidak
mudah hilang atau berubah walau
aliran listrik di matikan. Menyimpan
data pada ROM tidak dapat dilakukan dengan mudah, namun membaca data dari ROM
dapat dilakukan dengan mudah. Biasanya program / data yang ada dalam ROM ini
diisi oleh pabrik yang membuatnya. Oleh karena sifat ini, ROM biasa digunakan
untuk menyimpan firmware (piranti
lunak yang berhubungan erat dengan piranti keras).
Salah satu contoh ROM adalah ROM BIOS
yang berisi program dasar system komputer yang mengatur / menyiapkan semua
peralatan / komponen yang ada dalam komputer saat komputer dihidupkan. ROM
modern didapati dalam bentuk IC, persis seperti medium penyimpanan/memori
lainnya seperti RAM. Untuk membedakannya perlu membaca teks yang tertera pada
IC-nya. Biasanya dimulai dengan nomer 27xxx, angka 27 menunjukkan jenis ROM ,
xxx menunjukkan kapasitas dalam kilo bit
( bukan kilo byte ).
4.
DRAM
Random
akses memori dinamis (DRAM) merupakan jenis random akses memori yang menyimpan
setiap bit data yang terpisah dalam kapasitor dalam satu sirkuit terpadu.
Karena kapasitornya selalu bocor, informasi yang tersimpan akhirnya hilang
kecuali kapasitor itu disegarkan secara berkala. Karena kebutuhan dalam
penyegaran, hal ini yang membuatnya sangat dinamis dibandingkan dengan memori
(SRAM) statik memori dan lain-lain.
Keuntungan dari DRAM adalah kesederhanaan struktural: hanya satu transistor dan kapasitor yang diperlukan per bit, dibandingkan dengan empat di Transistor SRAM. Hal ini memungkinkan DRAM untuk mencapai kepadatan sangat tinggi. Tidak seperti flash memori, memori DRAM itu mudah "menguap" karena kehilangan datanya bila kehilangan aliran listrik.
Keuntungan dari DRAM adalah kesederhanaan struktural: hanya satu transistor dan kapasitor yang diperlukan per bit, dibandingkan dengan empat di Transistor SRAM. Hal ini memungkinkan DRAM untuk mencapai kepadatan sangat tinggi. Tidak seperti flash memori, memori DRAM itu mudah "menguap" karena kehilangan datanya bila kehilangan aliran listrik.
5.
SDRAM
Synchronous
Dynamic Random Access Memory (disingkat menjadi SDRAM)
merupakan sebuah jenis memori komputer dinamis yang digunakan dalam PC dari
tahun 1996 hingga 2003. SDRAM juga merupakan salah satu jenis dari memori
komputer kategori solid-state. SDRAM,
pada awalnya berjalan pada kecepatan 66 MHz untuk dipasangkan dengan prosesor
Intel Pentium Pro/Intel Pentium
MMX/Intel Pentium II, dan terus ditingkatkan menjadi kecepatan 100 MHz
(dipasangkan dengan Intel Pentium III/AMD Athlon), hingga mentok pada kecepatan
133 MHz (dipasangkan dengan Intel Pentium 4 dan AMD Athlon/Duron).
Popularitasnya menurun saat DDR-SDRAM
yang mampu mentransfer data dua kali lipat SDRAM muncul di pasaran dengan chipset yang stabil. Setelah itu, akibat
produksinya yang semakin dikurangi, harganya pun melonjak tinggi, dengan
permintaan pasar yang masih banyak; dengan kapasitas yang sama dengan
DDR-SDRAM, harganya berbeda kira-kira Rp. 150000 hingga 250000.
6. Cache Memory
Tembolok (cache) dalam teknologi informasi adalah mekanisme penyimpanan data
sekunder berkecepatan tinggi yang digunakan untuk menyimpan data / instruksi
yang sering diakses. Memori cache
dimaksudkan untuk memberi kecepatan memori yang mendekati memori yang paling
cepat yang bisa diperoleh, dan pada waktu yang sama menyediakan kapasitas
memori yang besar dengan harga yang lebih murah dari jenis-jenis memori
semikonduktor.
7.
DIMM
Double
Inline Memory Module, Sebuah
SO-DIMM, atau kecil outline dual in-line
modul memori, adalah jenis memori komputer dibuat menggunakan sirkuit terpadu. DIMM adalah alternatif yang lebih kecil
menjadi kira-kira setengah ukuran DIMM biasa. DIMM
memiliki 72, 100, 144, 200 atau 204 pin. Ke-72 dan 100 pin paket mendukung
32-bit transfer data, sedangkan 144, 200 dan 204 paket pin mendukung 64-bit
transfer data. Hal ini sebanding dengan DIMM biasa yang memiliki 168, 184, atau
240 pin, semua mendukung 64-bit transfer data.
Kebanyakan jenis SO-DIMM dapat dikenali
secara sekilas oleh takik khas digunakan untuk "kunci" mereka untuk
berbagai aplikasi: 100-pin DIMM memiliki dua takik, 144-pin DIMM memiliki satu
takik dekat (tetapi tidak at) pusat, dan 200-pin DIMM memiliki satu takik lebih
dekat ke satu sisi.
C.
Prinsip Kerja Memori dan
Alokasi Data ke Memori
Pada
memori utama, terdapat tiga buah parameter untuk kerja:
·
Access
Time. Bagi RAM, access
time merupakan waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi baca atau
tulis. Bagi non RAM, access time adalah waktu yang dibutuhkan
untuk melakukan mekanisme baca tulis pada lokasi tertentu.
·
Memory
Cycle Time. Terdiri dari access time ditambah dengan waktu tambahan yang diperlukan transient agar hilang pada saluran signal atau untuk menghasilkan kembali
data bila data ini dibaca secara destruktif.
·
Transfer
Rate. Transfer rate
adalah kecepatan data agar dapat ditransfer ke unit memori atau ditransfer dari
unit memori. Pada RAM, transfer rate
= 1/(waktu sikius).
D.
Kategori Tempat Penyimpanan
Dasar susunan media penyimpanan ialah
kecepatan, biaya, sifat volatilitas. Caching
menyalin informasi ke media penyimpanan yang lebih cepat; Memori utama dapat
dilihat sebagai cache terakhir untuk
media penyimpanan sekunder. Menggunakan memori berkecepatan tinggi untuk
memegang data yang diakses terakhir. Dibutuhkan cache management policy. Cache
juga memperkenalkan tingkat lain di hirarki penyimpanan. Hal ini memerlukan
data untuk disimpan bersama-sama di lebih dari satu level agar tetap konsisten.
1.
Register
Tempat penyimpanan beberapa buah data volatile yang akan diolah langsung di
prosesor yang berkecepatan sangat tinggi. Register
ini berada di dalam prosesor dengan jumlah yang sangat terbatas karena
fungsinya sebagai tempat perhitungan/komputasi data.
2.
Cache Memory
Tempat penyimpanan sementara (volatile) sejumlah kecil data untuk
meningkatkan kecepatan pengambilan atau penyimpanan data di memori oleh
prosesor yang berkecepatan tinggi. Dahulu cache
disimpan di luar prosesor dan dapat ditambahkan. Misalnya pipeline burst cache yang biasa ada di komputer awal tahun 90-an.
Akan tetapi seiring menurunnya biaya produksi die atau wafer dan untuk meningkatkan kinerja, cache ditanamkan di prosesor. Memori ini biasanya dibuat
berdasarkan desain memori statik.
3.
Random Access Memory
Tempat penyimpanan sementara sejumlah
data volatile yang dapat diakses
langsung oleh prosesor. Pengertian langsung di sini berarti prosesor dapat
mengetahui alamat data yang ada di memori secara langsung. Sekarang, RAM dapat
diperoleh dengan harga yang cukup murah dangan kinerja yang bahkan dapat
melewati cache pada komputer yang
lebih lama.
4. Memori Ekstensi
Tambahan memori yang digunakan untuk
membantu proses-proses dalam komputer, biasanya berupa buffer. Peranan tambahan memori ini sering dilupakan akan tetapi
sangat penting artinya untuk efisiensi. Biasanya tambahan memori ini memberi
gambaran kasar kemampuan dari perangkat tersebut, sebagai contoh misalnya
jumlah memori VGA, memori soundcard.
5.
Direct Memory Access
Perangkat DMA digunakan agar perangkat
M/K yang
dapat memindahkan data dengan kecepatan tinggi (mendekati frekuensi bus
memori). Perangkat pengendali memindahkan data dalam blok-blok dari buffer langsung ke memory utama atau sebaliknya tanpa campur tangan prosesor.
Interupsi hanya terjadi tiap blok bukan tiap word atau byte data.
Seluruh proses DMA dikendalikan oleh sebuah controller bernama DMA Controller (DMAC). DMA Controller mengirimkan atau menerima
signal dari memori dan I/O device. Prosesor hanya mengirimkan alamat awal data,
tujuan data, panjang data ke pengendali DMA. Interupsi pada prosesor hanya
terjadi saat proses transfer selesai. Hak terhadap penggunaan bus memory yang diperlukan pengendali DMA
didapatkan dengan bantuan bus arbiter yang dalam PC sekarang berupa chipset Northbridge.
Media penyimpanan data yang non-volatile yang dapat berupa Flash Drive, Optical Disc, Magnetic Disk, Magnetic Tape. Media ini biasanya daya
tampungnya cukup besar dengan harga yang relatif murah. Portability-nya juga relatif lebih tinggi. Pada standar
arsitektur sequential komputer ada tiga tingkatan utama penyimpanan: primer,
sekunder, and tersier. Memori tersier menyimpan data dalam jumlah yang besar (terabytes, atau 10 12bytes), tapi waktu yang dibutuhkan untuk
mengakses data biasanya dalam hitungan menit sampai jam. Saat ini, memori
tersiser membutuhkan instalasi yang besar berdasarkan/bergantung pada disk atau tapes. Memori tersier tidak butuh banyak operasi menulis tapi
memori tersier tipikal-nya write ones
atau read many. Meskipun per-megabites-nya pada harga terendah,
memory tersier umumnya yang paling mahal, elemen tunggal pada modern supercomputer installations.
E.
Peralatan Penyimpanan
Biasanya kita gunakan menyimpan data
yang penting dan juga digunakan untuk memback-up data. Contoh Peralatan penyimapanan
data :
1. Disket
Cakram liuk atau disket (floppy
disk) adalah sebuah perangkat penyimpanan data yang terdiri dari sebuah
medium penyimpanan magnetis bulat yang tipis dan lentur dan dilapisi lapisan
plastik berbentuk persegi atau persegi panjang. Cakram liuk "dibaca"
dan "ditulis" menggunakan kandar cakram liuk. Kapasitas cakram liuk yang paling umum
adalah 1,44 MB (seperti yang tertera pada cakram liuk), meski kapasitas
sebenarnya adalah sekitar 1,38 MB.
2. CD-R
CD-R adalah singkatan dari istilah
bahasaiInggris Compact Disc-Recordable yang merupakan jenis
cakram padat yang dapat diisi dengan data. salah satu jenis media penyimpanan
eksternal pada komputer. Secara fisik CD-R merupakan CD polikarbonat kosong
berdiameter 120 mm sama seperti CD ROM. Awalnya CD-R dilapisi emas sebagai
media refleksinya.Permukaan reflektif pada lapisan emas tidak memiliki depresi
atau lekukan – lekukan fisik seperti halnya pada lapisan aluminium kemudian
disempurnakan dengan cara dengan menambahkan lapisan pewarna di antara
polikarbonat dan lapisan emas.
Jenis pewarna yang sering digunakan
adalah cyanine yang berwarna hijau
dan pthalocynine yang berwarna oranye
kekuningkuningan. Pewarna
ini sama seperti yang digunakan dalam film
fotografi sehingga menjadikan Kodak dan Fuji produsen utama CD-R Sebelum
digunakan pewarna bersifat transparan sehingga sinar laser berdaya tinggi dapat
menembus sampai ke lapisan emas saat proses penulisan. Saat sinar laser
mengenai titik pewarna, sinar ini memanaskannya sehingga pewarna terurai
melepaskan ikatan kimianya membentuk suatu noda. Noda – noda inilah sebagai
representasi data yang nantinya dapat dikenali oleh foto detektor apabila disinari dengan laser
berdaya rendah saat proses
pembacaan. CD-R hanya dapat menyimpan satu kali saja dan data yang telah ada
sebelumnya tidak dapat diubah atau dihapus.
3. CD-RW
Compact
Disk Rewritable disingkat CD-RW adalah CD-ROM yang
dapat ditulisi kembali. CD-RW menggunakan media berukuran sama dengan CD-R.
tetapi bukan menggunakan bahan pewarna cyanine
atau pthalocyanine, CD-RW menggunakan
logam perpaduan antara perak, indium, antimon, dan telurrium untuk lapisan
perekaman.
Kandar CD-RW menggunakan laser dengan
tiga daya yang berbeda. Pada daya yang tinggi, laser melelehkan logam paduan,
yang mengubahnya dari kondisi kristalin reflektivitas tinggi menjadi kondisi amorf refletivitas agar menyerupai
sebuah pit. Pada daya sedang, logam paduan meleleh dan berubah kembali dalam
kondisi kristalin alamiahnya untuk menjadi land lagi. Pada daya rendah, keadaan/kondisi
material ditelaah untuk
pembacaan, tetapi tidak ada transisi fase yang terjadi. Cakram CD-RW relatif
lebih mahal dibandingkan cakram CD-R.
4. DVD
DVD adalah sejenis cakram optik yang
dapat digunakan untuk menyimpan data, termasuk film dengan kualitas video dan audio yang lebih baik dari kualitas
VCD. DVD pada
awalnya adalah singkatan dari digital
video disc, namun beberapa pihak ingin agar kepanjangannya diganti menjadi digital versatile disc (cakram serba
guna digital) agar jelas bahwa format ini bukan hanya untuk video saja. Karena
konsensus antara kedua pihak ini tidak dapat dicapai, sekarang nama resminya
adalah "DVD" saja, dan huruf-huruf tersebut secara "resmi"
bukan singkatan dari apapun. Terdapat pula perangkat lunak yang membolehkan
pengguna untuk mencadangkan DVD
sendiri seperti DVD Decrypter dan DVD
Shrink.
5. DVD-RW
DVD-RW adalah cakram optik yang dapat
ditulis kembali dan memiliki kapasitas sama dengan DVD-R, biasanya 4,7 GB.
Format ini dikembangkan oleh Pioneer
pada November 1999 dan telah disetujui oleh DVD Forum. Tidak seperti DVD-RAM,
DVD-RW dapat dimainkan di sekitar 75% DVD player
biasa.
Keuntungan utama DVD-RW dibandingkan
DVD-R adalah kemampuan menghapus dan menulis kembali sebuah cakram DVD-RW. DVD-RW biasanya digunakan untuk tujuan backup, kumpulan berkas, atau home DVD video recorder. Keuntungan lain adalah bila ada kesalahan menulis, cakram
masih dapat digunakan dengan cara menghapus data yang salah tersebut
Salah satu format saingannya adalah
DVD+RW. Hybrid drive dapat menangani
keduanya, sering disebut DVD RW, dan sangat populer karena sampai
saat ini belum ada standar untuk recordable
DVD.
6.
Memory Card
Kartu memori adalah sebuat alat
penyimpan data digital seperti
gambar digital, berkas digital ,suara digital dan video digital. Kartu memori
biasanya mempunyai kapasitas ukuran berdasarkan standard bit digital yaitu 16MB, 32MB, 64MB, 128MB, 256MB dan seterusnya
kelipatan dua. Kartu memori terdapat beberapa tipe yang sampai sekarang ini ada
sekitar 43 jenis. Jumlah kapasitas terbesar saat ini adalah tipe CF atau Compact
Flash dengan
8 GB (info : 1 GB = 1024MB, 1048576KB). Untuk membaca data digital yang
disimpan didalam kartu memori kedalam komputer, diperlukan perangkat pembaca
kartu memori.
7. USB Flashdisk
USB flash
drive adalah alat penyimpanan data memori flash tipe NAND yang memiliki alat penghubung USB yang
terintegrasi. Flash drive ini
biasanya berukuran kecil, ringan, serta bisa dibaca dan ditulisi dengan mudah. Kapasitas yang tersedia untuk USB flash
drive ada dari 128 megabyte
sampai 64 gigabyte.
Komentar
Posting Komentar